Program ASI Perah Untuk Bayi

Usai cuti hamil dan kembali bekerja, bukan artinya anda harus berhenti memberi ASI untuk si mungil. Anda bisa mengambil program ASIP atau air susu ibu perah. Dengan begitu, ASI bisa tetap diberikan secara bertahap saat sang ibu tidak ada sehingga kebutuhan ASI bayi tetap tercukupi.

Air susu ibu perah ini bisa diperoleh dari cara memeras payudara ibu dan kemudian menempatkannya didalam wadah seperti botol Avent lalu nantinya diberikan pada bayi. Walaupun cara ini bermanfaat tapi masih banyak ibu yang belum menerapkannya karena umumnya masih bingung tentang bagaimana melakukannya. Berikut selengkapnya:

  • Cara Memerah ASI

ASI bisa diperah dengan tangan maupun dengan pompa baik pompa listrik maupun pompa manual. Caranya mudah, pertama-tama cuci tangan sampai bersih lalu siapkan botol Avent yang sudah disterilkan untuk menampun ASI. Secara perlahan pijat payudara dan posisikan jari membentuk lingkar huruf C pada area gelap puting lalu secara perlahan tekan. Lepas dan ulangi cara tersebut, begitu juga dengan payudara sebelahnya.

  • Cara Menyimpan ASI

Hal penting menyimpan Asi pada botol Avent yang telah disterilkan dengan mencucinya terlebih dulu dengan air hangat. Anda dapat mendapatkan botol Avent yang aman bagi bayi di toko perlengkapan bayi terdekat karena biasanya botol Avent banyak tersedia disana.

Daya tahan ASI yang diperah ini tergantung pada dimana ASI perah ini disimpan. Jika ASI baru saja diperah maka bisa bertahan pada suhu ruang hingga 4 jam. Bila disimpan didalam sebuah wadah tertutup bersama kantong es maka bisa bertahan sampai 24 jam. Sedangkan ASI yang disimpan pada lemari pendingin bisa memiliki ketahanan sampai 3 hari dan jika disimpan didalam freezer maka bisa bertahan hingga 6 bulan. Untuk menghindari risiko maka hindari menggunakan ASI perahan yang lebih dari batasnya.

Botol Avent
Botol Avent
  • Cara Memanaskan ASI

Botol Avent berisi ASI perah yang disimpan didalam lemari pendingin bisa terlebih adhulu ditempatkan didalam mangkok yang berisi air hangat sebelum nantinya diberikan pada bayi. Akan tetapi, hindari memasukkan lagi ke dalam lemari pendingin usai dihangatkan. Hindari pula merebusnya karena hal ini bisa merusak vitamin yang terkandung didalamnya. Selain itu, juga akan terasa panas pada permukaan mulut bayi.

Sedangkan untuk jumlah ASI yang perlu disiapkan untuk bayi tergantung pada kebutuhan bayi dan tingkat waktu ibu meninggalkan bayi. Asupan ASI yang menjadi kebutuhan buah hati semakin meningkat pula dengan semakin bertambahnya usia bayi dan bila bayi sudah mulai diberi makanan tambahan maka kebutuhan ASI akan menurun.

Meskipun program perah ASI sangat membantu, namun saat ibu sedang bersama bayi sebaiknya ibu tetap menyusukan ASI pada bayi. Hal ini bertujuan untuk merangsang kelancaran produksi ASI pada ibu.

# Botol Avent Untuk Membantu Bayi Anda Meminum Susu

About

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *