Pentingnya Mencuci Mobil Dengan Air Biasa Setelah Kehujanan

mencuci mobil dengan air biasa

Saat ini intensitas hujan cukup tinggi, dimana hujan terkadang membawa angin dan curah yang sangat tinggi. Selain itu hujan juga datang di waktu-waktu yang tidak menentu, kadang pagi dan terkadang sore hari. Di saat itu biasanya banyak orang yang tengah beraktifitas, untuk pergi ataupun ulang dari kantor. Tak bisa dihindarkan, mobil yang mereka kendaraipun harus basah oleh air hujan. Disini kami akan membagikan, betapa pentingnya mencuci mobil menggunakan air biasa setelah mobil anda terkena hujan.

Memang sangat membosankan bila harus mencuci mobil dalam waktu yang sibuk, padahal mobil baru dicuci dan harus dicuci lagi karena hujan. Jangan malas untuk membersihkan mobil anda, setidaknya laplah mobil anda agar air hujan tidak mengering di bodi mobil anda. Anda perlu tahu bahwa air yang mengering bisa membuat kerak mobil anda, dan itu membahayakan mobil anda bila anda biarkan dalam waktu yang cukup lama.

Seperti yang diberitahukan oleh Suzuki Indonesia, bahwa air hujan mengandung bahan yang tidak kasat mata dan beresiko merusak mobil anda. Kandungan yang dimaksut adalah garam, dimana air hujan merupakan air yang menguap dari laut. Kadar PH yang dimiliki air hujan bisa mencapai 3 sampai 5, dan angka itu cenderung membuat mobil berkarat.

Baca juga: Begini Caranya Menghemat Biaya Perawatan Mobil

Kadar garam akan semakin tinggi tegantung lokasinya, semakin dekat lokasi dengan laut maka kadar garam pada air hujan semakin tinggi pula. Meskipun lokasi anda berada di perkotaan, tak seharusnya anda merasa senang karena kadar garam yang mengenai mobil anda sedikit. Karena tingkat polusi pada lingkungan anda tentunya sangat tinggi, dan ketika hujan terjadi maka polutan tersebut akan turun dan bercampur dengan air hujan.

Dengan kondisi itulah kenapa sangat penting untuk membersihkan mobil setelah terguyur hujan, setidaknya laplah mobil anda bila anda tidak ada waktu untuk mencucinya. Pastikan anda mengelapnya hingga benar-benar kering, dan tidak ada air hujan yang tertinggal di bodi ataupun mesin mobil anda. Apabila anda membiarkan hal seperti ini berlangsung lama, maka air hujan itu akan membuat mobil anda berkarat dan berjamur.

Hal yang tidak bisa dihindari adalah ketika hujan lebat, yang kemudian disusul dengan cuaca panas. Sehingga anda tidak sempat untuk mencuci mobil atau mengelap mobil anda. Ketika megelap mobil pun anda tidak boleh asal-asalan, anda harus membedakan lap yang anda gunakan. Jangan sampai lap yang sudah anda gunakan untuk mengelap bodi mobil, anda gunakan kembali untuk mengelap kaca mobil anda.

Hal ini bertujuan agar kemungkinan baret pada mobil anda semakin kecil, karena saat hujan partikel kecil juga turut menempel di mobil. Apabila anda melakukan hal ini dengan satu lap yang sama, maka kemungkinan baret pada mobl anda semakin besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *